NKN
Program Keahlian Nautuka Kapal Niaga
Konsentrasi Keahlian Nautuka Kapal Niaga (NKN)
<< Kembali
Info PPDB
Konsentrasi Keahlian Nautuka Kapal Niaga (NKN)
<< Kembali Info PPDB
Menjadikan lembaga pendidikan dan pelatihan keterampilan pelaut yang berkompetensi dan bersertifikasi internasional.
-
Melayani masyarakat, industri, dan dunia usaha dengan menyediakan tenaga kerja pelaut yang profesional dan kompeten.
-
Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan pelaut sesuai dengan standar nasional dan internasional.
-
Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan yang berkelanjutan dan sertifikasi yang diakui secara internasional.
-
Menjalin kerja sama dengan lembaga-lembaga terkait untuk pengembangan program pelatihan dan penempatan kerja lulusan.
Tujuan Umum:
-
Mendidik dan melatih calon pelaut (Nakhoda) yang kompeten di bidang nautika, sesuai dengan standar nasional maupun internasional (terutama STCW – Standards of Training, Certification, and Watchkeeping for Seafarers).
-
Menyediakan tenaga kerja profesional untuk industri pelayaran niaga nasional dan internasional.
-
Menjamin keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim, dan efisiensi operasional kapal niaga.
-
Mendukung program pemerintah dalam pembangunan sektor maritim dan transportasi laut.
Tujuan Khusus:
-
Membekali taruna dengan pengetahuan dan keterampilan nautika, seperti:
-
Navigasi kapal
-
Penanganan cuaca laut
-
Pengetahuan alat navigasi modern (RADAR, ECDIS, AIS, dll.)
-
Manuver kapal
-
Tugas jaga laut dan pelabuhan
-
-
Mengembangkan sikap profesional dan etika maritim, seperti:
-
Kepemimpinan sebagai calon perwira kapal
-
Kerja sama tim di atas kapal
-
Tanggung jawab terhadap keselamatan dan lingkungan laut
-
-
Menyiapkan lulusan agar mampu mengikuti ujian sertifikasi seperti Ahli Nautika Tingkat IV (ANT IV)
-
Menyesuaikan kurikulum dengan regulasi Dirjen Perhubungan Laut, seperti:
-
Peraturan Menteri Perhubungan
-
Ketentuan STCW IMO (International Maritime Organization)
-
Tujuan Jangka Pendek:
-
Meningkatkan kualitas proses pembelajaran nautika melalui:
-
Penggunaan media pembelajaran modern seperti simulator navigasi
-
Pelatihan berbasis kompetensi sesuai kurikulum Dirjen Hubla
-
-
Mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti sertifikasi dasar pelaut (Basic Safety Training dan sertifikat pendukung lainnya sesuai STCW).
-
Meningkatkan keterampilan praktik peserta didik melalui:
-
Latihan di laboratorium dan simulator
-
Praktek laut terbimbing (praktek di kapal latih atau kapal niaga kerja sama)
-
-
Menjalin kerja sama dengan dunia industri pelayaran untuk:
-
Program magang/praktek laut (on board training)
-
Sinkronisasi kurikulum dengan kebutuhan industri
-
-
Meningkatkan kedisiplinan dan karakter maritim siswa melalui pembinaan ketarunaan yang konsisten.
-
Meningkatkan jumlah lulusan yang siap uji kompetensi dan memenuhi persyaratan untuk sertifikat keahlian ANT-IV (Ahli Nautika Tingkat Empat ).
-
Melaksanakan program evaluasi internal berkala untuk memastikan semua standar Dirjen Hubla dan STCW terpenuhi.
Tujuan Jangka Panjang:
-
Menghasilkan lulusan perwira pelayaran niaga (Nakhoda) yang kompeten dan bersertifikat internasional, sesuai dengan standar STCW (Standards of Training, Certification, and Watchkeeping) dari IMO.
-
Menjadi institusi pendidikan maritim yang unggul dan terpercaya di tingkat nasional maupun internasional dalam mencetak tenaga kerja pelaut bidang nautika.
-
Mendukung kemandirian bangsa di sektor maritim, khususnya dalam penyediaan SDM pelayaran yang handal dan berdaya saing global.
-
Membangun sistem pendidikan dan pelatihan berstandar internasional, termasuk sarana simulator, kurikulum, instruktur, serta manajemen mutu pendidikan.
-
Menjadi mitra strategis industri pelayaran nasional dan global, melalui kerja sama dalam penempatan lulusan, pengembangan kurikulum, dan riset terapan di bidang nautika.
-
Meningkatkan tingkat kelulusan sertifikasi pelaut tingkat menengah dan tinggi, seperti:
-
ANT IV (Ahli NAutika TIngkat IV)
-
ANT III (Ahli Nautika Tingkat III)
-
ANT II (Ahli Nautika Tingkat II)
-
ANT I (Ahli Nautika Tingkat I/Nakhoda)
-
-
Mewujudkan lulusan yang berkarakter maritim, memiliki integritas, disiplin, dan etika profesi sebagai pelaut profesional.
-
Berperan aktif dalam pengembangan dan pelestarian budaya maritim Indonesia, sejalan dengan visi Indonesia sebagai poros maritim dunia.
KURIKULUM JURUSAN NAUTIKA KAPAL NIAGA
1. Kelompok Mata Pelajaran Umum
(untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan)
-
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
-
Bahasa Indonesia
-
Bahasa Inggris Maritim
-
Matematika dan Fisika Maritim
-
Pendidikan Jasmani dan Kesamaptaan
-
Etika Profesi & Karakter Maritim
2. Kelompok Mata Pelajaran Kejuruan (Kompetensi Nautika)
(mencakup teori dan praktik sesuai STCW dan Peraturan Dirjen Hubla)
Navigasi dan Operasi Kapal
-
Ilmu Navigasi (Tradisional & Modern)
-
Navigasi Elektronik (RADAR, ARPA, ECDIS, AIS)
-
Pengetahuan Meteorologi Maritim
-
Pengetahuan Navigasi Radio dan Komunikasi GMDSS
-
Pengetahuan Peta Laut dan Pelayaran Peta
-
Manuvering dan Handling Kapal
Keselamatan dan Perlindungan Lingkungan
-
Basic Safety Training (BST)
-
Fire Prevention and Fire Fighting
-
Personal Survival Techniques
-
Elementary First Aid
-
Ship Security Awareness
-
Prevention of Marine Pollution (MARPOL)
Teknik dan Peralatan Kapal
-
Pengetahuan Dasar Mesin Kapal (untuk pelaut deck)
-
Stabilitas Kapal dan Muatan
-
Cargo Handling and Stowage
-
Pengetahuan Konstruksi dan Pemeliharaan Kapal
Kepemimpinan dan Manajemen Kapal
-
Bridge Resource Management (BRM)
-
Kepemimpinan di Atas Kapal
-
Tugas Jaga Navigasi
-
Pengetahuan Peraturan Internasional (COLREG, SOLAS, dll.)
3. Praktik Kerja dan Latihan di Kapal
(disebut juga “Sea Project” atau “On Board Training”)
-
Praktik Jaga Laut dan Jaga Pelabuhan
-
Penilaian Kompetensi di Kapal (Training Record Book)
-
Penerapan Keselamatan dan Manuver Kapal
-
Penilaian Sikap dan Disiplin selama praktek laut
4. Persiapan Sertifikasi
-
Pelatihan dan pembekalan untuk ujian ANT-IV (untuk taruna lanjutan)
-
Ujian internal simulasi kompetensi
-
Pendampingan administrasi buku pelaut, COP, dan COC
Catatan Penting:
-
Kurikulum ini disesuaikan dan diperbarui secara berkala berdasarkan:
-
STCW Amendment terbaru dari IMO
-
Surat Keputusan Dirjen Perhubungan Laut
-
Kerjasama dengan dunia industri pelayaran
-
Dok ke-268
Kegiatan kunjungan industri dengan Bea Cukai Kota Cirebon
25 Jun 2025
Dok ke-267
Kegiatan kunjungan industri dengan Bea Cukai Kota Cirebon
25 Jun 2025
Dok ke-261
Kegiatan Bridge Simulator, dinas jaga dan olah gerak
25 Jun 2025
Dok ke-260
Pembelajaran dunia industri, Kegiatan bongkar muat di pelabuhan Kota Cirebon.
25 Jun 2025
Dok ke-269
Penyerahan Approval Nautika Kapal Niaga (ANT-IV) Dari Kementrian Perhubungan Laut.
25 Jun 2025
Dok ke-266
Kegiatan kunjungan industri dengan Bea Cukai Kota Cirebon
25 Jun 2025
Dok ke-265
Pembinaan materi kemaritiman dari Capt Arifin.
25 Jun 2025
Dok ke-264
Kegiatan Penandatanganan MoU SMK Negeri 1 Mundu dengan KSOP Cirebon
25 Jun 2025
Dok ke-263
Kegiatan Penandatanganan MoU SMK Negeri 1 Mundu dengan KSOP Cirebon
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan kerja sama strategis dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, khususnya pada bidang kemaritiman. Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk memperkuat hubungan kelembagaan, serta mendukung program link and match antara dunia pendidikan dengan dunia kerja (DUDI).
25 Jun 2025
Dok ke-262
Kegiatan Monev dari BPSDM Kementrian Perhubungan Laut Juni 2025
25 Jun 2025